Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menilai kehadiran wakil menteri di Kementerian Hukum dan HAM, sebagai upaya pemerintah mempercepat proses legislasi. Hal tersebut disampaikan Arsul menyikapi penunjukan Edward Komar Syarief Hiariez sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM, oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Diadakannya pos Wamenkumham ini saya lihat sebagai upaya pemerintahan Jokowi Ma'ruf untuk meningkatkan fokus legislasi kita, baik berupa undang undang atau peraturan di bawahnya," ujar Arsul saat dihubungi, Jakarta, Rabu (22/12/2020).

Menurut Arsul, jika persoalan legislasi ditangani sendiri oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, maka akan kerepotan dan akhirnya menjadi lama. Oleh sebab itu, Arsul pun berharap adanya wakil meteri hukum dan HAM yang diisi sosok akademisi dapat membantu tugas menteri menjadi lebih efektif. "Wamenkumham yang diisi oleh sosok akademisi, yang selama ini juga sudah membantu Kemenkumham dalam pembahasan sejumlah RUU. Maka ini diharapkan kinerja Kemenkumham sebagai dapur legislasi pemerintah akan lebih baik," papar Arsul.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.